Wajib Tahu! 7 Cara Mendapatkan Passive Income

5 min read

cara mendapatkan passive income

Kamu tengah berencana untuk menambah penghasilan? Tentu cara mendapatkan passive income akan menjadi salah satu opsi yang dapat kamu coba.

Dengan passive income, kamu tidak akan bergantung hanya pada satu sumber penghasilan saja. Karena passive income menjadi sumber penghasilan lain yang dapat kamu andalkan.

Hal seperti ini sangatlah penting, apalagi bagi orang-orang yang tengah mengalami masa krisis di hidupnya.

Kamu pun tak perlu khawatir, sebab terdapat banyak cara mendapatkan passive income yang dapat kamu coba. Dalam artikel ini, Hastag bakal jelasin beberapa bagian dari sumber passive income, seperti:

Baca Juga
  • Jual stock photo
  • Ikuti program afiliasi
  • Monetisasi YouTube
  • Pasang iklan di blog
  • Jual karya digital
  • Website Membership

Dan masih banyak lainnya! Yuk, kita bahas tiap-tiap poinnya. Namun sebelumnya, mari pahami apa itu passive income?

Apa itu Passive Income?

Passive Income merupakan jenis penghasilan yang tak menghasilkan secara langsung. Mudahnya, kamu memperoleh pendapatan tanpa perlu bekerja secara aktif.

Berbeda halnya dengan Active Income, layaknya bekerja kantoran, yang sudah barang tentu membutuhkan waktu dan juga tenaga secara langsung untuk mendapatkan hasil.

Baca Juga

Lalu, apakah dengan passive income kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga dan menghabiskan waktu?

Tentunya, hal seperti ini malah akan menjadi kegiatan yang sangat menguras waktu dan tenaga. Kamu perlu membangun pondasi yang kokoh sebelum menikmati hasil dari passive income.

Misalnya saja, kamu mempunyai rencana untuk membangun online course sebagai sumber passive income. Tentunya, kamu perlu menguras waktu serta tenaga demi membuat konten kursus milikmu.

Saat dimana orang mulai mendaftar kursus, disitulah awal kamu dapat menikmati passive income.

Nah, sebab itulah kesabaran merupakan faktor yang penting untuk kamu miliki saat membangun pondasi passive income. Kadang, bahkan kebanyakan waktu yang diperlukan tidaklah sebentar. Kamu perlu waktu untuk bisa menikmati passive income mengalir.

Namun dengan berjalannya waktu, hasil pasti akan terlihat. Yang kamu perlukan hanyalah konsistensi dalam membangun passive income itu sendiri.

7+ Cara Mendapatkan Passive Income Tahun 2021

Banyak sekali sumber passive income yang dapat kamu bangun. Namun, Hastag bakal jelasin beberapa cara efektif agar kamu dapat segera membangun passive income di tahun 2021 ini. Mari simak!

1. Investasi

Kata Investasi lekat dengan seorang figur bernama Warren Buffet. Atau bahkan kamu mungkin tak mengenalnya dan hanya terbayang istilah yang memusingkan dalam dunia investasi, seperti: capital gain, cut loss bahkan blue chip.

Meski terdengar memusingkan, nyatanya investasi merupakan salah satu pilihan terpopuler dalam mendulang passive income. Apalagi, saat ini melakukan investasi tidak lagi hal yang menyulitkan.

Misalnya saja, Kamu bisa memulai dengan investasi di Marketplace seperti Tokopedia atau Bukalapak, bahkan hanya dengan Rp10.000 saja!

Lalu apa saja jenis investasi yang familiar di kalangan investor? ini adalah sebagian kecilnya:

  • Deposito: Simpanan uang dalam bank selama beberapa periode waktu. Keuntungan yang kamu dapatkan berasal dari bagi hasil usaha.
  • Emas: Investasi emas akan mengandalkan perubahan harga jual dan harga belinya. Keuntungan yang kamu dapatkan adalah bila menjualnya saat harga melambung naik.
  • Reksadana: Kamu menginvestasikan sejumlah uang kepada Manajer Investasi untuk mereka kelola. Dana tersebut akan mereka alokasikan ke berbagai pos dalam pasar uang maupun saham. Manajer Investasi akan mendapatkan komisi dari keuntungan yang kamu dapatkan.
  • Saham: Kamu membeli saham sebuah perusahaan melalui pasar modal. Keuntungan dapat kamu rasakan dari dividen atau nilai tukar saham (capital gain). Pastikanlah kamu memiliki wawasan yang cukup sebelum terjun dalam investasi saham.
  • Peer-to-peer Lending: Investasi berbentuk pinjaman mulalui sebuah platform.

Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi, pastikan bahwa kamu sudah mempertimbangkannya secara matang.

Siapkanlah dana darurat serta jangan mengandalkan satu platform saja. Dengan begitu, kamu akan meminimalisir potensi kerugian.

2. Jual Stock Photo

Kamu pasti memiliki smartphone? Atau mungkin kamu punya berbagai perlengkapan fotografi yang mumpuni? Kamu bisa menjual foto-foto kamu di Internet!

Cara mendapatkan passive income ini cukup mudah, kamu hanya perlu mengunggah foto-foto kamu di Shutterstock, iStock atau 500px. Namun, kamu perlu mendaftar terlebih dahulu disana.

Foto-foto yang kamu tawarkan melalui platform tadi akan digunakan oleh para pembuat konten yang memerlukan elemen tambahan visual. Oleh karenanya, pastikan bahwa foto kamu punya topik yang jelas.

Foto seperti ini tentu akan cocok dalam penggunaan konten terkait Jakarta, Monas atau Landscape kota. Kamu pun dapat mengaitkan foto milikmu dengan keyword-keyword tertentu agar lebih relevan terhadap suatu topik.

Jangan lupa pula untuk melihat kebijakan platform dalam hal pembagian keuntungan dan prosedur pembayaran.

Seperti Shutterstock yang telah mencantumkan dalam tabel penghasilan per download berikut:

3. Pasang Iklan di Blog

Tahukah kamu? Kamu dapat menghasilkan pendapatan dari setiap postingan blog yang telah kamu buat? Tentu ini merupakan cara mendapatkan passive income yang didambakan para penulis.

Mungkin kamu sudah pernah mendengar hal ini. Kamu hanya perlu menampilkan iklan di setiap postingan yang kamu miliki.

Hal ini akan jauh lebih mudah dengan mengandalkan pihak ketiga sebagai pengatur iklan, seperti Google AdSense misal.

Kamu akan mendapatkan keuntungan disetiap klik iklan yang pengujung lakukan dalam postingan kamu.

Tentu ada dua cara yang dapat kamu pilih dalam menampilkan iklan milik Google AdSense ini:

  • Auto Ads: Seperti nama yang diberikan Google AdSense, mesin Google akan secara otomatis memilihkan tipe iklan yang paling tepat untuk postingan kamu. Ini merupakan opsi yang cocok bagi para pemula dan juga orang yang gak mau ribet.
  • Ad Units: Dalam opsi yang satu ini, kamu dapat menentukan tipe, ukuran bahkan posisi iklan dalam postingan kamu. Kamu pun tak perlu khawatir, Sebab Google pun telah membuat panduan lengkap dalam melakukannya.

Meski tampak sederhana, mendapat passive income melalui blog membutuhkan kesabaran ekstra. Kamu diwajibkan untuk menghasilkan konten yang berkualitas secara konsisten agar dapat menarik para pembaca baru dan mempertahankan para pembaca loyal.

Sebab, jumlah traffic yang besar akan menambah kemungkinan klik iklan dalam postingan yang telah kamu buat.

4. Monetisasi Youtube

Cara Mendapatkan Passive Income dari YouTube? Kebanyakan orang mungkin akan langsung mempunyai anggapan bahwa itu hanya bagi channel-channel dengan subscriber yang banyak.

Namun, nyatanya kamu pun bisa jika memulainya dari sekarang!

Hal pertama yang wajib kamu laksanakan ialah dengan menentukan tema channel yang akan kamu bangun. Kenali siapa target penonton kamu nantinya, lalu buatlah video-video yang menarik minat mereka.

Untuk dapat menghasilkan uang dari YouTube, kamu perlu mendaftar terlebih dahulu ke YouTube AdSense. Dan agar dapat tergabung, kamu harus memenuhi beberapa syarat YouTube Partner Program, yaitu:

  1. Mengikuti kebijakan monetisasi YouTube.
  2. Tinggal di wilayah atau negara yang terhubung dengan YouTube Partner Program.
  3. Memiliki akun Google AdSense.
  4. Memiliki lebih dari 1000 Subscribers.
  5. Video-video yang kamu upload telah ditonton selama lebih dari 4000 jam dalam 12 bulan terakhir.

Bila seluruh persyaratan di atas telah terpenuhi, kamu dapat mulai mengumpulkan pundi-pundi penghasilan dari YouTube. Tapi eh tapi, apa aja sih sumber penghasilan dari memonetisasi YouTube?

  • Iklan: Kamu akan mendapatkan keuntungan dari setiap klik iklan dalam video yang dilakukan oleh penonton, atau saat iklan ditonton hingga selesai.
  • YouTube Premium: Program ini memungkinkan para penonton Channel YouTube dapat menikmati konten yang kamu sediakan dengan tanpa iklan. Namun, mereka diwajibkan membayar biaya berlangganan setiap bulannya.
  • Merchandise: Bila kamu sudah memiliki basis penonton yang loyal, kamu dapat menjual berbagai merchandise terkait channel kamu. Misal: stiker, kaos dan sejenisnya.

Seiring berjalannya waktu, kamu pun perlu mengembangkan channel YouTube yagn sudah kamu bangun, kan? Maka kamu pun dituntut untuk mempelajari YouTube Analytics.

Dengan YouTube Analytics kamu dapat menganalisis perkembangan channel kamu, karakteristik penonton, bahkan total penghasilan yang kamu dapatkan dari channel YouTube.

5.Buat eBook

Bagi kamu yang memiliki hobi dalam hal tulis-menulis, kamu juga dapat menjadikannya sebagai cara mendapatkan passive income alternatif. Kamu dapat menulis tentang apa pun, baik fiksi maupun non-fiksi. Lalu mengemasnya secara lebih menarik dalam bantuk eBook.

Tentunya, kamu harus tahu terlebih dahulu akan capaian apa yang ingin kamu raih sebelum membuat eBook. Apakah topik pembahasan yang mendalam? Pemecahan masalah? atau hanya sekedar hiburan bagi pembaca?

Apa pun tujuan yang kamu inginkan, pastikanlah untuk menjawab ekspektasi pembaca. Inilah mengapa penting bagi kamu untuk tahu siapa target pembaca yang kamu tuju, serta apa saja yang perlu kamu lakukan agar membuat mereka tertarik.

Lalu, setelah pembuatan eBook kamu selesai, tentu kamu perlu mempublikasikannya, kan? Ada dua cara yang dapat kamu lakukan:

  • Mengirimkannya ke platform penerbit. Seperti NulisBuku atau Amazon Kindle Direct Publishing (Amazon KDP).
  • Menerbitkannya di platform Sendiri. Contoh: kamu dapat menjual eBook di website WordPress kamu dengan plugin Sell Digital Downloads.

Jangan lupa pula untuk mempromosikan eBook karyamu ke berbagai platform pendukung lainnya. Baik website, media sosial hingga kontak eMail.

6. Buat Online Course

Apakah kamu memiliki keahlian khusus dalam suatu bidang? Jika kamu memilikinya, maka kamu dapat mencoba untuk membuka kursus online. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam membagikan ilmu sembari mendapatkan penghasilan.

Tapi, bukankah banyak yang membagikan ilmu secara gratis melalui YouTube? Nah, di titik inilah kamu perlu mencari celah agar kursus online kamu lebih menarik.

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan ialah dengan membahas topik secara lebih mendalam, memberi trik khusus yang tidak diajarkan dalam kursus online lain, atau bahkan menjanjikan output yang jelas.

Jangan lupa pula untuk membuat materinya lebih mudah untuk dipraktikkan. Contohnya dengan melakukan studi kasus dan tidak terlalu fokus pada teori.

Tertarik untuk membuat kursus online? Kamu bisa memulainya dengan platform Udemy atau Teacheable. Opsi lainnya ialah dengan membangun kursus kamu sendiri dengan sistem manajemen pembelajaran layaknya Moodle.

7. Ikuti Program Afiliasi

Afiliasi merupakan cara mendapatkan passive income yang populer. Alasan sederhana dari program afiliasi adalah cara praktik yang sangat sederhana.

Kamu hanya perlu mengikuti program afiliasi. Lalu kamu mempromosikan produk atau layanan dari penyedia layanan afiliasi yang kamu ikuti.

Apabila promosi yang kamu lakukan berhasil hingga terjadi transaksi, maka kamu akan mendapatkan komisi dari penjualan tersebut.

Mudah? Ingat, kamu harus tetap bersabar hingga promosi yang kamu lakukan berhasil memancing transaksi pembeli.

Kamu dapat melakukan promosi dengan berbagai macam cara, mulai dari promosi via website ala artikel, via media sosial bahkan email. Pilihlah platform yang dapat kamu jadikan basis akses potensial konsumen yang luas.

Beberapa bisnis yang menyediakan program afiliasi diantaranya adalah:

  • Niagahoster: Bila kamu mengikuti program afiliasi dan berhasil mendapatkan pembeli, maka kamu akan mendapat komisi sebesar 70%! Tertarik dengan cara mendapatkan passive income dari program afiliasi Niagahoster? Yuk, Daftar sekarang!
  • Tokopedia: Mulai aja dulu!
  • Bukalapak: Kamu dapat memulai dari sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!